Bagaimana Cara Menghubungkan Dua Lokasi (Atau Lebih) dalam Satu Kota?

Sekarang, mari kita berimajinasi bersama. Bayangkan, kamu hendak mendirikan sebuah perusahaan. Perusahaan yang kamu miliki bisa bergerak di bidang apa saja. Tapi, mari sama-sama membayangkan perusahaan ini bergerak di bidang kuliner dari berbagai penjuru Indonesia. 

Saat kamu sudah membuka usaha kamu, ternyata antusiasme dari konsumen sangat tinggi! Muncul banyak demand dari pelanggan yang menginginkan agar kamu membuka toko cabang. Hingga akhirnya kamu memutuskan untuk membuka 10 toko cabang yang terletak di titik yang berbeda di Jakarta. Kamu juga memiliki satu kantor pusat di mana seluruh pekerjaan administrasi berlangsung. 

Setiap harinya, kamu tidak hanya memasak dan menjual makanan ke pembeli. Kamu juga mencatat seluruh penjualan serta pengeluaran tiap toko. Kamu mencatat produk yang paling laku dari masing-masing toko setiap harinya. Data-data tersebut kamu terima setiap harinya dari manajer masing-masing toko.

Awalnya, usaha yang kamu jalankan berjalan dengan lancar sesuai dengan harapanmu. Tidak ada satu orang pun yang mengeluh terkait sistem kerja yang kamu tetapkan. Namun lama kelamaan, manajer toko yang paling jauh dari kantor pusat mengeluh karena setiap malamnya ia harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mengantarkan berkas berisi data penjualan tokonya.

Hingga akhirnya, kamu membuat peraturan baru bahwa berkas-berkas dari masing-masing toko dapat dikirimkan setiap satu kali dalam seminggu. Sayangnya, saat penerapannya metode ini kurang efektif. Terdapat kesalahan dan kekeliruan dalam pencatatan serta berkas-berkas yang kurang.

Tentunya hal ini menjadi beban pikiran yang baru untuk kamu. Di satu sisi, kamu merasa kesulitan untuk mengelola 10 toko secara bersamaan. Di sisi lain, menggabungkan 10 toko tersebut menjadi 1 toko tentu bukan opsi yang bijak karena itu bisa berarti mengurangi pendapatan yang kamu peroleh.

Kamu akhirnya berusaha mencari solusi lain. Semua orang yang kamu kenal mendadak menjadi narasumber untuk kamu tanyai, mulai dari keluarga, teman, koki dapur, hingga ke satpam perumahan tempat kamu tinggal. Beragam jawaban kamu terima, dari yang kurang unik sampai yang paling unik.

Namun, ada satu jawaban dari seorang teman yang kamu rasa dapat kamu terapkan demi kelangsungan bisnis kamu. Ia menyarankan agar menyatukan seluruh toko yang kamu miliki. Namun, bukan disatukan secara fisik. Tapi disatukan ke dalam satu jaringan.

Kemudian kamu mencari tahu, bagaimana cara menyatukan 10 toko kamu ke dalam satu jaringan. Hingga akhirnya kamu berkenalan dengan Metro Ethernet. Metro Ethernet ini sendiri adalah sebuah jaringan yang disebutkan dapat menghubungkan berbagai titik dalam satu kota ke dalam satu jaringan yang terhubung.

Lewat sebuah server yang diciptakan khusus untuk toko kamu, kamu dapat mengetahui berapa penghasilan dari setiap toko. Kamu juga dapat mengetahui menu apa saja yang paling banyak dibeli pada hari itu. Laporan-laporan tersebut dapat kamu terima tanpa perlu setiap manajer toko mengantarkan laporan setiap malam.

Untuk aspek keamanan, kamu tidak perlu meragukannya. Layanan Metro Ethernet yang tersedia di pasaran seperti Metro Ethernet Telkom menjamin keamanan data yang kamu miliki. Metro Ethernet dapat memberikan kamu bantuan dalam mengelola, mengontrol, dan mengamankan sistem data bisnis yang kamu jalankan.

Selain itu, biaya yang kamu perlukan untuk memasang sistem Metro Ethernet tidak akan semahal jika kamu memasang sistem Wide Area Network. Hal ini dikarenakan tarif yang tersedia di pasaran lebih murah dibandingan tarif WAN. Selain itu, Metro Ethernet tidak memerlukan perawatan sebanyak WAN sehingga biaya perawatan dapat dipangkas menjadi lebih kecil.

Itu dia imajinasi dan khayalan kita kali ini. Sekarang waktunya untuk kembali ke dunia nyata. Meskipun saat ini kamu belum tentu memiliki 10 toko, tapi lewat artikel ini kamu jadi tahu tindakan apa yang harus kamu lakukan jika nantinya kamu membuka 10 toko. Yaitu dengan memasang sistem Metro Ethernet di perusahaan kamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *