Jenis-jenis Ikan Lele

Ikan berkumis atau biasa dikenal dengan nama lele atau catfish ini merupakan salah satu jenis ikan air tawar.

Selain ikan lele yang dimanfaatkan sebagai konsumsi, budidaya, dan banyak ditemukan di warung makan, ternyata ada banyak jenis ikan lele atau catfish yang bagus untuk dipelihara di akuarium.

Sebagian besar spesies ikan ini memang bersifat santai dan ramah serta menghabiskan besar sebagian waktunya hanya menggali-gali sesuatu di bagian dasar akuarium, mencari makan, atau bersembunyi di antara tanaman dan batu. Hal inilah yang membuat spesies catfish menarik dan unik.

Ikan jenis catfish memiliki banyak spesies berbeda serta kebutuhan yang berbeda beda pula. Berikut beberapa jenis ikan catfish yang cocok untuk dipelihara dalam akuarium.

1. Clown Pleco

Clown Pleco adalah catfish berjenis pleco dan merupakan salah satu spesies terkecil.

Hal ini menjadikan Clown Pleco sangat bagus untuk akuarium berukuran kecil atau bervolume sekitar 75 liter.

Satu hal yang perlu diketahui adalah bahwa Clown Pleco suka memakan kayu apung, sehingga untuk memeliharanya perlu menambahkan pasokan kayu apung ke dalam akuarium.

Selain itu, Clown Pleco juga menyukai sayuran segar seperti mentimun sebagai camilannya.

Perilakunya juga santai dan cukup damai, sehingga cocok bagi orang yang kurang berpengalaman dalam memelihara ikan.

2. Glass Catfish

Ikan lele yang paling menarik untuk dilihat dan dipelihara dalam akuarium adalah Glass Catfish atau ikan ‘Lele Kaca’ atau juga disebut dengan nama Ghost Catfish.

Tubuh ikan ini benar-benar transparan sehingga sangat unik jika dijadikan koleksi akuarium.

Glass Catfish termasuk spesies yang rendah cahaya, artinya ikan ini lebih suka hidup di daerah yang agak gelap. Untuk memeliharanya akan lebih baik jika memberi banyak tutupan tanaman, serta banyak sudut celah untuk bersembunyi.

Ikan Glass Catfish juga termasuk ikan kawanan sehingga harus memelihara paling sedikit lima ekor agar tidak stress.

3. Bristlenose Pleco

Catfish berjenis Pleco mampu tumbuh hingga sebesar 60 cm, Ikan Bristlenose Pleco hanya akan tumbuh hingga sekitar 10 atau 12 cm.

Bristelnose Pleco adalah ikan pemulung hebat sehingga dapat menjaga akuarium bebas dari sisa-sisa makanan.

Selain itu perilakunya juga santai dan dapat mentolerir berbagai kondisi air.

Bristlnose Pleco juga merupakan ikan pemakan alga yang hebat. Namun, ikan ini tetap membutuhkan nutrisi yang cukup seperti sayuran yaitu mentimun.

Ikan Bristlenos Pleco membutuhkan akuarium setidaknya bervolume sekitar 100 liter.

4. Upside Down Catfish

Ikan lele berjenis Upside Down merupakan salah satu ikan lele yang asyik untuk dilihat perilakunya.

Sesuai dengan namanya, Upside Down Catfish ini berenang secara terbalik, julukannya pun memang ikan Lele ‘terbalik’.

Ikan ini menghabiskan sebagian besar waktunya berenang terbalik di permukaan air, namun sewaktu mencari makan di dasar air ikan ini akan berenang normal.

Upside Down Catfish akan hidup secara tenang dan tidak stress dalam akuarium yang berukuran 100 hingga 150 liter serta harus berada dalam kawanan setidaknya berjumlah lima atau enam ekor.

5. Asian Stone Catfish

Salah satu ikan hias lele terkecil adalah Asian Stone Catfish. Ikan ini hanya tumbuh hingga sebesar 3,5 cm serta memiliki tubuh kamuflase yang membuatnya aman.

Sehingga ikan ini nyaris tidak terlihat ketika mereka diam di tempat. Meskipun penglihatan Asian Stone Catfish buruk, namun akan semangat sewaktu diberi makan.

Asian Stone Catfish cenderung menyendiri dan hidup dalam kelompok kecil.

Sehingga untuk memeliharanya lebih baik menggunakan banyak penutup tanaman, gua batu, dan substrat yang lembut serta berpasir sebab ikan Lele ini sangat terampil dalam bersembunyi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *