renovasi pagar rumah

Tips Membangun Pagar untuk Rumah

Fungsi dari pagar rumah selain untuk keamanan, juga berfungsi sebagai pembatas yang memisahkan wilayah teritori dan kepemilikan properti seseorang dengan wilayah milik orang lain. Hal ini termasuk dalam hal rumah.

Fungsi pagar yang begitu pentingnya membuat anda harus menjaga pagar agar awet. Selain itu, pagar harus selalu terlihat indah dan bersih juga harus kokoh dan kuat.

Tentunya anda tidak bisa begitu saja membangun pagar disekitar rumah anda secara asal tanpa pertimbangan dan perencanaan yang matang. Jika anda akan merenovasi rumah dengan membangun pagar, coba ikuti tips berikut:

7 Tips Membangun Pagar untuk Rumah

renovasi pagar rumah agar kokoh
renovasi pagar rumah agar kokoh

1. Perhatikan Sirkulasi Udara

Setelah sisi keamanan telah terpenuhi, janganl lupakan sisi kenyamanan hunian anda, salah satunya adalah sirkulasi udara.

Jika anda memilih pagar yang menjulang tinggi, upayakan agar tidak terlalu menutupi. Sisakan ruang untuk lubang atau rongga sehingga angin tetap bisa masuk ke dalam area rumah anda. Sirkulasi udara tetap harus diperhatikan.

2. Jadikan Elemen Estetika Rumah

Anda sebaiknya memilih desain pagar atau fasad bangunan yang bisa saling melengkapi dan tidak saling tabrakan agar nilai estetis rumah tidak mengalami gangguan.

Contohnya jika anda memiliki fasad bangunan yang bersifat modern kontemporer dengan bentuk yang asimetris maka sesuaikan pagar dengan menggunakan bentuk pagar yang sederhana dan warna yang senada. Untuk inspirasi pagar Anda bisa mengecek pada postingan berikut ini: pagar minimalis.

3. Mudah Dibersihkan

Letak pagar pastinya ada di luar bangunan. Debu dan kotoran yang beterbangan dari jalanan akan dengan mudah menempel pada permukaan pagar. Ditambah lagi dengan faktor cuaca seperti panas dan hujan yang juga bisa menyebabkan perubahan pada pagar anda. Pilihlah material dan konsep pagar yang mudah dibersihkan dan bersifat minim profil agar tetep awet dan kokoh.

Misalnya, tidak terlalu banyak lekukan supaya mudah saat mengelap atau mengecatnya. Saat ini material besi atau alumunium cukup banyak digunakan karena cocok dengan konsep hunian minimalis yang ramai saat ini.

4. Material & Struktur Pagar Harus Kuat

Hal utama yang anda lakukan saat memilih desain pagar adalah menentukan material pagar. Pilihlah material yang kuat, tidak mudah rapuh, dan kuat dari terpaan panas dan hujan. Selain itu pastikan pagar tidak mudah diutak-atik.

Material seperti baja dan beton relatif lebih aman digunakan dan tidak mudah untuk dipatahkan atau dirusak.

5. Tahan Terhadap Perubahan Cuaca

Belakangan ini cuaca sering berubah tidak menentu. Pada siang hari bisa terik lalu malamnya hujan lebat atau sebaliknya.

Oleh karena itu saat akan melakukan renovasi atau pembangunan pagar pilihlah material yang tahan akan perubahan cuaca. Hal ini mengurangi resiko pagar cepat kusam, keropos dan rusak karena egek dari cuaca yang sering berganti.

Material yang cocok untuk cuaca seperti ini adalah besi/stainless stell. Anda juga bisa menggunakan kayu yang telah dicat tahan air dan panas.

6. Ukuran Pagar Sesuai Kebutuhan

Ukuran dari pagar biasanya menyesuaikan dengan tingkat kebutuhan dari anda. Jika anda menginginkan tingkat privasi yang tinggi, anda bisa memesan pagar dengan ukuran yang tinggi dimana pagar ini bisa menutupi pandangan dari orang asing.

Namun jika anda hanya memerlukan pagar sebagai pembatas, anda bisa memilih pagar dengan dimensi yang rendah.

7. Tidak Menyalahi Aturan

Walaupun area hunian merupakan wilayah teritori milik anda pribadi namun anda juga harus ingat bahwa anda tinggal dalam sebuah pemukiman bersama dengan orang-orang lainnya dan hidup bertetangga.

Jangan sampai pagar yang anda buat melebihi wilayah anda dan menyalahi batas dari tetangga anda. Usahakan sesuai dengan ukuran dan batas yang telah ada.

Membuat desain pagar memang tidak bisa asal anda kerjakan. Tips ide renovasi agar tetap kokoh ini memberikan anda gambaran apa saja dan bagaiman pagar seharusnya anda renovasi atau anda bangun.

Masing-masing ada ketentuannya agar pagar yang anda bangun tetap kokoh dan awet sehingga fungsi pagar yang sesungguhnya dapat lebih dioptimalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *